News

Dua Jemaah Haji Lansia dari Garut Dimakamkan di Madinah


Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Jawa Barat, melaporkan dua calon haji lanjut usia (lansia) asal Garut meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Mereka dimakamkan di Baqi, Madinah, sesuai peraturan pemerintah setempat yang tidak memungkinkan membawa jenazah kembali ke Indonesia.

“Iya ada yang meninggal di Madinah. Sudah dimakamkan di Madinah, di Baqi,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Garut, Indra Azwar Mawardi, mengutip Antara, Selasa (21/5/2024).

Calon haji yang meninggal dunia adalah Sarip Hari Kharun, usia 69 tahun, dari Kelompok Terbang (Kloter) 16, warga Kampung Cisanca, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Samarang. 

Almarhum meninggal dunia di Masjid Nabawi, Madinah, pada 20 Mei 2024 sekitar pukul 06.45 waktu setempat, setelah menunaikan Shalat Subuh dan hendak antre ke Raudhah. Sarip tiba-tiba pingsan dan dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga  Begini Modus Tersangka Pemeras Ria Ricis Pinjam Rekening Jacky

“Tiba-tiba almarhum pingsan dan dibawa ke rumah sakit di Madinah, dinyatakan meninggal,” kata Indra.

Calon haji lainnya yang meninggal dunia adalah Upan Supian, usia 71 tahun, dari Kloter 2, warga Kampung Simpang, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong. Almarhum meninggal dunia di Madinah pada 13 Mei 2024, dan telah dimakamkan di Madinah.

Indra menyampaikan bahwa kedua lansia yang meninggal dunia di Madinah mendapatkan asuransi dari Pemerintah Indonesia sesuai peraturan dalam ibadah haji.

Terkait kondisi calon haji lainnya dari Garut, Indra memastikan semuanya dalam kondisi sehat. Ia mengimbau calon haji yang sudah berangkat maupun yang bersiap untuk berangkat ke Makkah untuk selalu menjaga kondisi kesehatan, dengan banyak minum dan makan agar kuat saat melaksanakan rangkaian ibadah haji.

Baca Juga  Muhammadiyah Sesalkan Bahan Pangan Jemaah Haji Banyak Berasal dari Luar Indonesia

“Untuk jamaah jaga kesehatan, banyak minum, banyak makan, jaga kondisi supaya tetap sehat agar nanti waktu hajian sehat semuanya,” kata Indra.

Jumlah calon haji yang berangkat dari Garut tercatat 2.003 orang, ditambah 40 petugas haji yang pemberangkatannya dibagi dalam lima kloter. 

Kloter 2 sudah berangkat pada 10 Mei, Kloter 16 berangkat pada 18 Mei, Kloter 31 berangkat pada 24 Mei, Kloter 39 berangkat pada 29 Mei, dan Kloter 55 berangkat pada 5 Juni 2024.

Back to top button